Rabu, 27 Mei 2015

Apakah berbahaya jika sering minum obat pereda nyeri saat Haid atau menstruasi??

MomnKiddy - Artikel kesehatan kali ini akan membahas mengenai keluhan yang banyak dirasakan oleh wanita. Haid atau menstruasi, tamu bulanan ini rutin menyambangi wanita yang masih dalam kategori produktif. Terkadang jika menstruasi ini lancar dan para wanita tidak akan merasakan dampak sakit dan semacamnya, namun tidak jarang juga banyak keluahan yang dialami mengiringi munculnya tamu bulanan para wanita ini. Seperti keluhan selalu merasakan sakit pinggang saat haid.

wanita-muda-mengatasi-keluhan-nyeri-menstruasi-haid

Dalam sebuah rubrik di media cetak, seorang wanita muda menanyakan kenapa dirinya selalu mengalami rasa nyeri yang sangat teramat terasa saad datang bulan dan bahkan terkadang disertai dengan mual-mual dan lemas, kemudian dia juga menanyakan mengenai dampak konsumsi obat pereda nyeri bagi rahimnya.

Menurut penjelasan dokter, obat pereda nyeri bisa diminum selama diperlukan dan tidak akan berpengaruh ke rahim selama sesuai takaran yang seharusnya. Rasa nyeri yang teramat sangat yang disertai mual dan lemas ini biasa dialami oleh setiap wanita. Adanya perubahan hormon reproduksi selama proses menstruasi memang bisa berpengaruh ke banyak system dalam tubuh. Semisal sistem pencernaan (bisa menyebabkan mual-mual, yang pada akhirnya bisa menyebabkan lemas), sistem otot dan tulang (yang menyebabkan nyeri otot, termasuk otot disekitar pinggang), hingga sistem saraf yang menyebabkan keluhan seperti perubahan mood, pusing dll.

Oleh karenanya obat pereda nyeri hanya bekerja untuk meredakan nyeri pada bagian otot dan syaraf saja, sehingga tidak akan berpengaruh terhadap rahim, selama pemakaiannya benar dan sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Apakah berbahaya jika sering minum obat pereda nyeri saat Haid atau menstruasi?? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar